Medical Check Up untuk Calon Pengantin — Perlukah?

Medical Check Up adalah pemeriksaan kondisi kesehatan tubuh termasuk kondisi organ-organ yang ada dalam tubuh sehingga jika ditemui ketidak normalan kondisi tubuh dapat ditanggulangi sesegera mungkin. Terdapat juga istilah Premarital Medical Check Up, yaitu Medical Check Up untuk calon pengantin yang akan menikah.

Kami termasuk pasangan calon pengantin yang tidak melakukan Premarital Medical Check Up. Sebenarnya Medical Check Up untuk calon pengantin ini sangat-sangatlah perlu. Sebelum menikah, diharapkan kedua calon mempelai mengetahui kondisi pasangannya masing-masing. Itu dikarenakan setelah menikah mereka akan hidup bersama dan jika ada masalah bisa ditanggulangi secepatnya.

Salah satu tujuan menikah adalah mendapatkan keturunan yang sebaik-baiknya. Nah, Premarital Medical Check Up mencakup pengecekan kondisi genetika (keturunan) dan kesehatan reproduksi (fertilitas). Selebihnya juga agar calon pengantin tahu kondisi kesehatan pasangannya sehingga mereka masing-masing merasa lebih siap dan lebih yakin dalam melanjutkan ke jenjang pernikahan.

Premarital Medical Check Up sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan dan sebelum komitmen, namun jika terlambat juga tidak apa-apa sebenarnya. Durasi ini berpengaruh pada saat penanggulangan jika ternyata pada hasil Medical Check Upnya ditemukan suatu penyakit atau kekurangan. Walau begitu, jangan jadikan hasil Premarital Medical Check Up sebagai dasar utama berlangsungnya suatu pernikahan.

Nah, pada kasus kami, kami terlambat dalam melakukan Premarital Medical Check Up. Kesibukan masing-masing dari kami membuat kami belum juga sempat melakukan Premarital Medical Check Up sampai sekarang ini ketika hari pernikahan kami tinggal satu bulan lagi. Dan pada akhirnya, kemarin kami putuskan, bahwa kami tidak akan melakukan Premarital Medical Check Up.

Pernikahan adalah soal komitmen dan kesiapan. Termasuk komitmen dan kesiapan dalam menerima pasangannya masing-masing. Premarital Medical Check Up sebenarnya adalah alat bantu untuk mendukung komitmen dan kesiapan tersebut. Dengan hasil dari Premarital Medical Check Up maka kedua calon mempelai akan sangat-sangat yakin dengan kondisi pasangannya masing-masing sehingga mereka bisa benar-benar berkomitmen dan siap atas kondisi pasangannya.

Kami pun begitu, saat kami memutuskan untuk tidak melakukan Premarital Medical Check Up, kami berkomitmen bersama bahwa kami akan menerima bagaimanapun nanti kenyataannya kondisi pasangan kami. Komitmen itu sebenarnya sudah harus dipegang walaupun kami sekarang melakukan Premarital Medical Check Up. Karena di saat hari pernikahan kami tinggal menghitung hari seperti sekarang ini, kami harus siap menerima apapun hasil dari Premarital Medical Check Up karena sekarang ini sudah pasti kami tidak akan melakukan penanggulangan apapun pada saat pranikah bagaimanapun hasil dari Premarital Medical Check Up tersebut. Tidak akan ada bedanya sekarang ini antara Medical Check Up sebelum menikah dengan Medical Check Up setelah menikah nanti karena penanggulangannya pasti akan sama. Maka dari itu, sekarang kami lebih fokus untuk mempersiapkan pernikahan kami saja. Adapun, kami berencana setelah menikah nanti akan segera melakukan Medical Check Up karena itu memang merupakan mimpi masing-masing dari kami yang belum juga kesampaian dari sejak sebelum berencana menikah.  Shame

Walaupun disebutkan jangan jadikan hasil dari Premarital Medical Check Up sebagai dasar utamanya berlangsungnya suatu pernikahan, namun kami yakin bahwa Premarital Medical Check Up ini benar-benar penting. Agar masing-masing pasangan menjadi merasa lebih siap setelah benar-benar mengetahui keadaan calon pasangan seumur hidupnya. Jika Medical Check Up dilakukan terlambat seperti kami, yaitu di hari-hari terakhir menuju pernikahan, sebaiknya Medical Check Up dilakukan setelah pernikahan saja. Karena proses menunggu hasil Medical Check Up dapat mengganggu mental dari calon mempelai ketika seharusnya pada hari-hari terakhir menuju pernikahan ini kedua calon mempelai membutuhkan ketenangan (pada yang belum merasakannya, bayangkan saja saat Anda mau ujian, ada minggu tenang dulu kan, nah mirip lah Razz). Dan juga di hari di mana pernikahan sudah tidak dapat dielakkan lagi seperti kami sekarang ini, apapun hasil dari Medical Check Up sudah pasti calon mempelai harus menerimanya. Grin

Maka dari itu, bagi rekan-rekan yang akan menikah, kami sarankan untuk segera melakukan Premarital Medical Check Up sebelum terlambat.  Smile

Azmi & Yusuf are a couple married on May 5th, 2013. They love finding new treasure in this world by sharing and travelling.

  • http://rineimartiani.blogspot.com Rinei

    Inget dulu Chupa nanya via Windows Messenger soal tempat Medical Check Up (tapi bukan premarital). Dulu kukira memang untuk nikah.
    Tapi akhirnya enggak check up jg ya?

    Hm, ga ada masalah kok. Lanjutkan! Grin

    • Muhammad Yusuf

      Huohohoho.. Dulu emang lg ngebet pengen Medical Check Up (sampe sekarang sih).. Grin
      Iya Rinei, ga sempeeeeet.. Asalnya mau deket-deket hari H tapi Azmi ngasi saran sekalian aja barengan ntar setelah menikah.. Lebih seru.. Grin

      Makasih Rinei.. iWill ngomen juga dooong.. Huehehe..